Melayani dengan cepat dan ikhlas Mengawasi dengan kesungguhan Membina SDM secara profesional

SELAMAT DATANG
di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan

Berada di Kabupaten Indragiri Hilir, Bumi Sri Gemilang, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan merupakan instansi vertikal di bawah Kantor Wilayah DJBC Riau dan Sumatera Barat. Kantor ini merupakan kantor transformasi dari KPBC Tipe A3 Tembilahan, dengan kegiatan utama memberikan pelayanan ekspor dan impor umum serta kawasan berikat. Komoditi kepabeanan yang utama, berasal dari hasil perkebunan berupa kelapa dan kelapa sawit. Didukung oleh sumber daya dan teknologi yang ada, kami siap melaksanakan dan mensukseskan visi dan misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. DUKUNG KAMI UNTUK LEBIH BAIK!

Polling Pendapat
Kejujuran pendapat Anda tentang pelayanan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan




Peraturan Baru
Layanan Masyarakat
PENGADUAN bctembilahan@customs.go.id SMS : 081275377466; Telp (0768)325745
Petugas 1 Petugas 2

Form Pengaduan


*Demi kepentingan bersama, IP Address Anda berikut ini 54.204.249.184 akan kami simpan.
Statistik Pengunjung
Minggu ini : 1939
Bulan ini : 7355
Tahun ini : 79960
Online : 2
Anda pengunjung ke :
00213817

Berita & Agenda

OPERASI PASCA LEBARAN

Okt
23
OPERASI PASCA LEBARAN

Dalam rangka memberantas peredaran Barang Kena Cukai yang melanggar ketentuan di bidang cukai dan Barang yang melanggar ketentuan larangan dan pembatasan (lartas) impor selama kurun waktu dua bulan terakhir (pasca lebaran), Petugas Bea dan Cukai Tembilahan kembali melakukan operasi pengawasan dan penindakan di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu. Operasi pertama dilakukan pada minggu ke tiga bulan Agustus 2014, Petugas Bea dan Cukai Tembilahan bersama Tim P2 Kanwil Riau dan Sumbar melakukan operasi peredaran Barang Kena Cukai (BKC) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir. Dalam operasi tersebut berhasil dilakukan penegahan terhadap  748 karton (17.952 kaleng) Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) berupa bir ex impor berbagai merk tanpa dilekati pita cukai yang ditemukan di sebuah gudang di kota Tembilahan dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 266.800.000,- dengan kerugian negara yang ditimbulkan diperkirakan sebesar Rp 147.500.000,-.

Kemudian pada minggu kedua bulan September 2014, berdasarkan informasi intelijen, Petugas Bea dan Cukai Tembilahan kembali berhasil melakukan penegahan terhadap BKC berupa 27 karton rokok (405.600 batang) jenis SPM berbagai merk tanpa dilekati pita cukai asal kawasan bebas Batam dan 49 karton (1.176 kaleng) MMEA berupa Bir ex impor merk ‘ABC’ yang diangkut menggunakan truk, yang ditegah tepatnya di Jalan Lintas Tembilahan - Rengat, Indragiri Hilir. Nilai barang tersebut diperkirakan sebesar Rp 215.254.400,- dengan perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 116.498.000,-.

Kurang lebih satu pekan setelah operasi BKC yang kedua, Petugas Bea dan Cukai Tembilahan berdasarkan Nota Hasil Intelijen mencurigai ada pergerakan rokok ilegal dari daerah Rumbai, Indragiri Hilir yang dibawa dengan mobil Avanza hitam. Setelah dilakukan pengejaran (hot pursuit) dan dapat dihentikan mobil Avanza hitam tersebut didapati rokok ilegal sebanyak 18 karton dan 79 slop (230.240 batang) jenis SPM berbagai merk tanpa dilekati pita cukai asal kawasan bebas Batam. Perkiraan nilai barang tersebut adalah sebesar Rp. 126.401.760,- dengan perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 56.408.800,-.

Tidak lebih sepekan dari operasi BKC yang ketiga, berdasarkan informasi intelijen dan setelah dilakukan pengembangan dan penelusuran lagi-lagi Petugas Bea dan Cukai Tembilahan melakukan penegahan terhadap BKC berupa rokok ilegal sebanyak 177 karton (2.265.600 batang) jenis SPM merk "SANGGORO S CLASS" tanpa dilekati pita cukai asal kawasan bebas Batam yang diangkut dengan menggunakan truk di wilayah Indragiri Hilir arah jalan lintas timur sumatera. Perkiraan nilai barang tersebut adalah sebesar Rp 1.243.814.400,- dengan perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 555.072.000,-.

Pada operasi yang kelima, kurang lebih dua pekan setelah operasi yang keempat, kembali Petugas Bea dan Cukai Tembilahan melakukan penegahan terhadap dua buah truk di daerah Rumbai, Indragiri Hilir yang membawa 400 karton rokok ilegal (4.290.800 batang) jenis SPM berbagai merk tanpa dilekati pita cukai asal kawasan bebas Batam. Nilai barang tersebut diperkirakan sebesar Rp  2.450.779.200,- dengan perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan sebesar Rp 1.154.146.00.

Pada akhir operasi tepatnya tanggal 13 Oktober 2014, Petugas Bea dan Cukai Tembilahan berhasil mengamankan 438 unit ponsel baru berbagai type dari speed boat penumpang ‘R J’ rute Batam tujuan ke Dermaga Syahbandar Tembilahan. Bahwa penegahan tersebut merupakan hasil informasi intelijen terkait adanya upaya pengiriman barang larangan dan pembatasan asal kawasan bebas Batam ke wilayah Tembilahan , melalui dan nilai barang tersebut diperkirakan sebesar Rp 116.500.000,-.

Dari hasil operasi BKC  dan Barang yang melanggar ketentuan larangan dan pembatasan (lartas) selama kurun waktu dua bulan terakhir tersebut didapat nilai barang hasil penindakan mencapai Rp 4.419.549.760,- dengan perkiraan kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp 2.029.624.800,- dan telah berhasil ditegah sebanyak 7.192.240 Batang rokok, 797 karton Bir dan 438 unit ponsel.

Menyikapi hasil pelaksanaan operasi tersebut, Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo, dalam keterangannya menghimbau agar seluruh elemen masyarakat khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu untuk tidak melakukan kegiatan jual beli/distribusi rokok asal kawasan bebas tanpa dilekati pita cukai dan/atau rokok yang pita cukai yang dilekatkan tidak sesuai dengan yang diwajibkan karena dapat mengakibatkan kerugian Negara dan  kepada penjual eceran agar tidak melakukan jual beli/distribusi rokok yang melanggar ketentuan di bidang Cukai. Dan untuk barang yang berkategori lartas Kepala KPPBC TMP C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo,  menghimbau agar semua lapisan masyarakat untuk tidak mengambil kesempatan dengan memasukkan barang larangan dan pembatasan tanpa dilindungi dokumen kepabeanan. Beliau juga menerangkan bahwa akan terus meningkatkan pengawasan dan mengembangkan informasi-informasi intelijen untuk ditindaklanjuti dengan operasi pencegahan dan penindakan secara berkesinambungan. (Seksi KIP).


CAPACITY BUILDING BC TEMBILAHAN

Okt
17
CAPACITY BUILDING BC TEMBILAHAN

Sehubungan dengan peningkatan kemampuan dan kerjasama diantara pegawai, dan demi terciptanya sinergi dan pelayanan yang baik di lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, pada tanggal 11 sampai dengan 12 Oktober 2014, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan melaksanakan Capacity Building bertajuk Outing Team Improvement Program (OTIP) yang bertempat di Lembah Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Kegiatan ini sendiri pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam bekerjasama atau bekerja dalam tim. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kualitas bekerjasama dalam suatu tim, sehingga dapat mewujudkan nilai – nilai kementerian keuangan yaitu sinergi. Kegiatan ini sendiri diikuti oleh seluruh pegawai pada KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan tanpa terkecuali. Baik pegawai yang muda maupun yang tua tampak semangat untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Perjalanan dari Tembilahan menuju lokasi kegiatan yaitu Lembah Echo Homestay dilakukan dalam dua tahap, yaitu perjalanan dari Tembilahan menuju Pekanbaru, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan dari Pekanbaru menuju Lembah Harau, Sumatera Barat, sehingga secara keseluruhan perjalanan dari Tembilahan menuju lokasi kegiatan memakan waktu sekitar kurang lebih 10 jam.

Namun, perjalanan yang cukup jauh dan waktu tempuh yang cukup panjang tampaknya tak mengurangi semangat para peserta untuk mengikuti kegiatan. Buktinya bus yang digunakan sebagai alat transportasi selalu dipenuhi dengan canda tawa para pegawai hampir sepanjang perjalanan. Keceriaan dan semangat semakin bertambah ketika rombongan sudah memasuki daerah Sumatera Barat, dimana udara sudah mulai dingin dan pemandangan yang sebelumnya dipenuhi dengan gedung dan perumahan, sudah berganti menjadi pemandangan hijau perbukitan yang alami dan menyegarkan. Hal ini tentu saja langsung dimanfaatkan oleh rombongan pegawai, perjalanan akhirnya dihentikan sejenak untuk beristirahat dan mengambil foto di salah satu titik wisata yang cukup terkenal di Sumatera Barat, yaitu di kelok sembilan. Kelok sembilan yang terkenal ini pada dasarnya merupakan jalanan berbelok menurun sebanyak sembilan kali. Namun yang membuat istimewa adalah pemandangan yang disuguhkan dari jalanan berkelok ini.

Pada hari Sabtu siang sekitar pukul 14.00, rombongan para pegawai tiba di lokasi kegiatan dan langsung disambut oleh instruktur kegiatan. Setelah melihat – lihat sejenak dan meletakkan barang bawaan, kegiatan pun langsung dimulai mengingat waktu yang dimilki cukup terbatas.

Sesuai dengan tajuk kegiatan yaitu Outing Team Improvement Program (OTIP) kegiatan – kegiatan yang dilakukan sebagian besar merupakan kegiatan untuk bekerja dalam tim. Kegiatan – kegiatan ini sendiri dikemas dalam bentuk permainan, sehingga membuat kegiatan lebih seru dan semangat.

Pada malam hari diadakan malam keakraban, yang diisi dengan acara pengumuman pemenang – pemenang selama kegiatan, makan bersama, bernyanyi bersama, dan acara api unggun. Pada kegiatan pengumuman pemenang, ternyata terdapat beberapa kategori pemenang yang akan diberikan hadiah oleh instruktur. Pemberian hadiah pemenang ini juga dipenuhi tawa para peserta karena bukan hanya kategori terbaik yang diberikan penghargaan, namun juga beberapa kategori lain yang mengundang tawa mulai dari peserta paling teraniaya hingga peserta terseksi juga turut mendapatkan penghargaan. Pada akhir pemberian hadiah pemenang, instruktur menjelaskan bahwa semua kegiatan yang dilakukan ternyata memiliki arti dan tujuan masing – masing, sehingga peserta tidak hanya sekedar bersenang – senang namun juga sambil meningkatkan kemampuan, ketangkasan dan kerjasama.

Pada hari minggu, pagi hari diisi dengan kegiatan wisata alam ke lokasi air terjun disekitar lembah harau. Perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki agar dapat menikmati pemandangan alam secara langsung. Setelah kegiatan wisata alam, kemudian para pegawai bersiap – siap untuk kembali menuju ke Tembilahan.Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan para pegawai baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sehingga dapat mewujudkan sinergi dan pelayanan yang baik untuk Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan di lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan pada khususnya. Bravo BC Tembilahan!

IDUL ADHA 1435H BC TEMBILAHAN

Okt
09
IDUL ADHA 1435H BC TEMBILAHAN

Pada hari Minggu, tanggal 05 Oktober 2014 dalam rangka merayakan hari Idul Adha yang juga dikenal sebagai Lebaran Haji atau Idul Qurban, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan melaksanakan pemotongan kurban berupa seekor sapi di lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

Setelah selesai melaksanakan sholat ied, pada pukul 09.00 WIB kegiatan dimulai, para pegawai dan unsur pendukung kantor saling bekerjasama melakukan pemotongan kurban. Kegiatan berlangsung dengan semangat dan ceria.

Sekitar pukul 11.30 kegiatan pemotongan kurban selesai, kemudian langsung dilanjutkan dengan pembagian daging kurban kepada para pegawai, unsur pendukung kantor, pensiunan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, anak yatim, kaum duafa dan masyarakat disekitar lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

 

   

 

 

 

 

 

 

 

Setelah selesai melakukan pembagian daging kurban, acara ditutup dengan makan siang bersama dengan seluruh pegawai dan unsur pendukung kantor yang hadir. Secara keseluruhan rangkaian acara berlangsung dengan aman dan lancar. Dengan adanya acara yang diadakan setiap tahun seperti ini, diharapkan seluruh pegawai dan unsur pendukung kantor dapat meningkatkan dan mempertahankan rasa kebersamaan dan semangat kepedulian terhadap sesama pegawai dan unsur pendukung kantor maupun terhadap masyarakat dilingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

FUN BIKE HUT TNI 69

Sep
29
FUN BIKE HUT TNI 69

Dalam rangka turut memeriahkan HUT TNI ke 69 pada tahun 2014, pada hari Minggu, tanggal 28 September 2014, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan mengikuti kegiatan Fun Bike yang diadakan oleh Kodim 0314 Indragiri Hilir.

Selain diikuti oleh Bea Cukai Tembilahan, kegiatan ini juga diikuti oleh instansi – instansi pemerintahan lain dan  masyarakat yang berada di wilayah Tembilahan, Indragiri Hilir.

 

Tepat pada pukul 08.30 WIB peserta Fun Bike dilepas keberangkatannya (start) dari Lapangan Upacara Jalan Gajah Mada Tembilahan untuk menyusuri rute yang telah ditentukan oleh panitia. Kegiatan Fun Bike berlangsung aman dan lancar, para peserta tampak semangat mengayuh sepedanya, terutama anak – anak sekolah dasar dan menengah yang juga mengikuti kegiatan tampak ceria dan bersemangat.

Kemudian setelah semua peserta memasuki garis finish di Lapangan Upacara Gajah Mada Tembilahan, acara dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan oleh Komandan Kodim 0314 Indragiri Hilir. Setelah itu dilanjutkan acara diisi dengan hiburan oleh penyanyi – penyanyi lokal Tembilahan, kemudian dilanjutkan dengan acara pemberian doorprize. Pemberian doorprize dengan cara diundi dari kupon yang diberikan di awal acara dan pada pos perhentian yang telah ditentukan oleh panitia. Pengundian dilakukan oleh kepala – kepala instansi di Tembilahan secara bergiliran dan mendapatkan 20 orang sebagai pemenang doorprize. Hadiah doorprize yang diberikan cukup banyak dan beragam, seperti sepeda, peralatan elektronik, dan hadiah lain berupa cinderamata. Kemudian setelah selesai pemberian door prize acara ditutup pada pukul 09.45 WIB.

CVC PULAU SAMBU GROUP

Sep
26
CVC PULAU SAMBU GROUP

Sebagai salah satu wujud untuk melaksanakan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai Industrial Assistance,  KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan kembali melakukan Customs Visit Customer pada hari Kamis sampai dengan Jumat tanggal 18 sampai dengan 19 September 2014 di Perusahaan Pulau Sambu Group. 

Adapun agenda acara Customs Visit Customer kali ini adalah untuk meninjau perkembangan penerapan IT Inventory sekaligus melakukan sosialisasi atas peraturan terbaru yaitu PMK Nomor 145/PMK.04/2014 yang merupakan perubahan kedua atas PMK Nomor 145/PMK.04/2007 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor pada PT Pulau Sambu Guntung, PT Riau Sakti United Plantation, dan PT Pulau Sambu Kuala Enok.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor KPPBC TMP C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo, serta dilaksanakan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis, Momon Rusmono. Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh pimpinan dan segenap staff Pulau Sambu Grup.

Acara dimulai dengan sosialisasi PMK Nomor 145/PMK.04/2014 tentang Perubahan Kedua atas PMK Nomor 145/PMK.04/2007 tentang Ketentuan Kepabeanan di Bidang Ekspor yang dipaparkan oleh Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis. Kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan Company Profile  dan peninjauan perkembangan IT Inventory pada masing – masing perusahaan yang dimulai dengan PT Pulau Sambu Guntung, PT Riau Sakti United Plantation dan terakhir oleh PT Pulau Sambu Kuala Enok. Setelah itu Kepala Kantor dan Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis menanggapi kesesuaian penerapan yang sudah dilakukan dengan persyaratan IT Inventory yang diinginkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Acara Customs Visit Customer berlangsung baik dan interaktif, hal ini terlihat dari keseriusan para staff dan pegawai dalam mengikuti sosialisasi dan pada saat berlangsung sesi tanya jawab. Setelah selesai sosialisasi dan asistensi, acara ditutup dengan pemberian cinderamata dan foto bersama.