Melayani dengan cepat dan ikhlas Mengawasi dengan kesungguhan Membina SDM secara profesional

SELAMAT DATANG
di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan

Berada di Kabupaten Indragiri Hilir, Bumi Sri Gemilang, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan merupakan instansi vertikal di bawah Kantor Wilayah DJBC Riau dan Sumatera Barat. Kantor ini merupakan kantor transformasi dari KPBC Tipe A3 Tembilahan, dengan kegiatan utama memberikan pelayanan ekspor dan impor umum serta kawasan berikat. Komoditi kepabeanan yang utama, berasal dari hasil perkebunan berupa kelapa dan kelapa sawit. Didukung oleh sumber daya dan teknologi yang ada, kami siap melaksanakan dan mensukseskan visi dan misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. DUKUNG KAMI UNTUK LEBIH BAIK!

Polling Pendapat
Kejujuran pendapat Anda tentang pelayanan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan




Peraturan Baru
Layanan Masyarakat
PENGADUAN bctembilahan@customs.go.id SMS : 081275377466; Telp (0768)325745
Petugas 1 Petugas 2

Form Pengaduan


*Demi kepentingan bersama, IP Address Anda berikut ini 54.80.7.134 akan kami simpan.
Statistik Pengunjung
Minggu ini : 1334
Bulan ini : 8300
Tahun ini : 42452
Online : 2
Anda pengunjung ke :
00274952

Berita & Agenda

P2KP PMK No.23/PMK.04/2015 TENTANG KAWASAN PABEAN DAN TEMPAT PENIMBUNAN SEMENTARA DAN CALL CENTER BRAVO BEA CUKAI

Apr
02
P2KP PMK No.23/PMK.04/2015 TENTANG KAWASAN PABEAN DAN TEMPAT PENIMBUNAN SEMENTARA DAN CALL CENTER BRAVO BEA CUKAI

Pada hari Rabu tanggal 1 April 2015, dilaksanakan P2KP  di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan dengan tema Sosialisasi PMK No.23/PMK.04/2015 tentang Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara dan Sosialisasi Call Center Bravo Bea Cukai.  Acara digelar di Aula Sri Gemilang KPPBC Tembilahan ini dibuka dengan sambutan oleh Kepala Kantor, Gunawan Tri Wibowo. Dalam sambutannya, Kepala Kantor menegaskan pentingnya memahami peraturan terbaru mengenai Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara, guna meningkatkan upaya dalam pelayanan kepada pengguna jasa dan pengguna jasa sendiri lebih mengetahui peraturan yang berlaku. Tak luput pula untuk kemajuan Bea Cukai ke arah yang lebih baik lagi maka dilakukan sosialisasi mengenai Call Center Bravo Bea Cukai yang kelak menjadi wadah menampung segala aspirasi masyarakat mengenai Bea Cukai. Materi dibawakan oleh Momon Rusmono selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai dan Dukungan Teknis.

    

            Dalam pemaparannya, peraturan terbaru ini didefinisikan secara terperinci sehingga pengguna jasa yang hadir mudah memahami peraturan tersebut, pengguna jasa yang hadir nampak antusias mendengarkan penjelasan mengenai Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara tersebut, hal ini terlihat dari beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh pengguna jasa. Setelah materi mengenai Kawasan Pabean dan Tempat Penimbunan Sementara ini selesai, acara dilanjutkan dengan coffe break lalu diteruskan dengan Sesi Kedua Mengenai Sosialisasi Call Center Bravo Bea Cukai yang akan disampaikan oleh  Tri Koustanto selaku Kepala Subseksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas, sosialisasi berjalan menarik dari awal materi disampaikan, tak lupa juga ditampilkan video mengenai call Center Bravo Bea Cukai. Acara kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab dan diakhiri dengan penutup oleh pembawa acara.

PEMUSNAHAN BMN AWAL TAHUN 2015

Mar
27
PEMUSNAHAN BMN AWAL TAHUN 2015

Pada hari Kamis, 26 Maret 2015 bertempat di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Beringin, Tembilahan-Riau, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan melaksanakan acara Pemusnahan Barang Yang Menjadi Milik Negara atas hasil penindakan tahun 2014. Acara ini dihadiri oleh pejabat / perwakilan dari unsur muspida kabupaten Indragiri Hilir dan Instansi Vertikal yang berada diwilayah kabupaten Indragiri Hilir maupun diluar kabupaten Indragiri Hilir, para pegawai KPPBC TMP C Tembilahan serta para rekan rekan media massa baik media cetak maupun media elektronik.

 



 
   

 

 

 

 

 

 


Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo dalam sambutannya menuturkan, bahwa kegiatan Pemusnahan Barang Yang Menjadi Milik Negara ini merupakan salah satu kontribusi KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan sebagai unit pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dalam rangka pengawasan terhadap pemasukan dan pengeluaran barang ilegal dari Luar Daerah Pabean (luar negeri) maupun Kawasan Bebas, Khususnya Batam. Total terdapat 649 karton, 8 tim dan 24 slop rokok khusus Kawasan Bebas berbagai macam merk, loudspeaker sebanyak 14 pcs, Produk tekstil sebanyak 3 karung, minuman kaleng sebanyak 60 case, serta sepatu, bando plastik mainan, patung robot plastik mainan dan pistol mainan sebanyak 8 karton. Total nilai barang tersebut diperkirakan mencapai 4 milyar rupiah. Akibat dari pelanggaran ketentuan perundang-undangan ini dapat menimbulkan kerugian negara berupa kehilangan potensi penerimaan sekitar 2 milyar rupiah.

Terlepas dari dampak materi yang dirugikan, pelanggaran ini juga akan menimbulkan dampak imateriil berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negeri, dan tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen / masyarakat. Melalui Kegiatan ini diharapkan dapat menimbulkan efek jera kepada para pelaku pelanggaran Undang-Undang Kepabeanan dan Cukai, serta dapat meningkatkan sinergi antar instansi pemerintah dalam mengamankan hak-hak penerimaan negara maupun dalam melindungi negara dari masuknya barang-barang berbahaya asal luar negeri.Semoga kedepannya Bea dan Cukai Tembilahan dapat memberikan prestasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi khususnya dibidang pengawasan dan pelayanan. (Bravo BC Tembilahan).

GEBRAKAN PENINDAKAN

Feb
18
GEBRAKAN PENINDAKAN

Pada awal bulan Februari 2015, tim Seksi Penindakan dan Penyidikan selaku unit pengawasan pada KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan berhasil melakukan penegahan sebanyak empat kali terhadap Barang Kena Cukai (BKC) berupa rokok khusus Kawasan Bebas yang dikeluarkan dari Kawasan Bebas ke tempat lain dalam daerah pabean tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku. Sesuai ketentuan bahwa Barang Kena Cukai berupa hasil tembakau dengan tulisan khusus kawasan bebas hanya diperuntukkan untuk kebutuhan konsumsi penduduk di kawasan bebas dan tidak dapat dikeluarkan dari kawasan bebas.

               Penegahan yang pertama dilakukan pada hari Selasa, tanggal 03 Februari 2015. Penegahan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 berlokasi di daerah perairan Terusan Mas, Kab. Indragiri Hilir. Bermula dari informasi unit intelijen KPPBC TMP C Tembilahan yang kemudian segera ditindaklanjuti oleh Tim Patroli speedboat BC10009, sempat terjadi pengejaran oleh tim terhadap speedboat kecil yang membawa rokok ilegal tersebut, kemudian speedboat yang membawa rokok ilegal tersebut melarikan diri menuju perairan rawa yang dangkal sehingga menyebabkan speedboat patroli tim tidak bisa masuk ke perairan tersebut. Tidak kehabisan akal, anggota tim segera mengatasi kendala tersebut dengan menggunakan kapal kayu kecil untuk bisa masuk dan melakukan pengejaran ke perairan rawa yang dangkal tersebut. Terhadap pengejaran tersebut akhirnya berkat kerjasama tim yang baik, tim patroli berhasil menegah 192.000 batang rokok ilegal merek “H Mild” yang ditemukan di daratan rawa dalam kondisi sebagian besar bagian kotak sudah dalam keadaan basah yang diduga telah dibuang oleh oknum pembawa rokok tersebut.

Penegahan selanjutnya terjadi pada hari Selasa, tanggal 10 Februari 2015. Kali ini penegahan dilakukan secara berturut – turut sebanyak empat kali oleh Tim Operasi Pengawasan Peredaran BKC KPPBC Tembilahan. Penegahan pertama dilakukan sekitar pukul 00.30 dini hari di sekitar daerah Jl. Lintas Tembilahan – Rengat, Kuala Cenaku atas 296.000 batang rokok yang terdiri dari 2 merek, yaitu rokok dengan merek “Luffman Mild” dan “77 Double Seven” yang diangkut dengan mobil minibus.

Masih dalam hari yang sama, Tim Operasi Pengawasan Peredaran BKC KPPBC Tembilahan kembali mendapatkan informasi dari unit intelijen terkait upaya pemasukan rokok khusus Kawasan Bebas kedalam daerah pabean. Tim kemudian langsung terjun ke lokasi untuk menghentikan upaya pemasukan tersebut, dan akhirnya sekitar pukul 18.00 sore di sekitar daerah Jalan Lintas Timur, Pematang Reba usaha pengejaran membuahkan hasil. Tim penindakan dan penyidikan berhasil menghentikan dan menegah  sebuah mobil minibus yang penuh dengan muatan 353.000 batang rokok yang terdiri dari 3 merek rokok, yaitu atas merek “Luffman”, “Luffman Mild” dan “Sanggoro S Class”.

Tidak berhenti sampai disitu, Tim Operasi Pengawasan Peredaran BKC KPPBC Tembilahan kembali melakukan penyusuran disekitar lokasi tersebut, dan akhirnya kembali membuahkan penindakan beberapa jam kemudian yaitu atas dua unit mobil yang mengangkut rokok ilegal asal Kawasan Bebas sebanyak 1.204.400 batang yang terdiri atas merek “Luffman”, “Luffman Mild”, “UP Next Revolution”, “Sanggoro S Class”, “H Mild” dan “NISO” yang ditegah di sekitar daerah Jalan Lintas Timur, Simpang 4 Air Molek.

Secara keseluruhan pada hari tanggal 03 dan 10 Februari tersebut KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan berhasil menegah sebanyak 2.045.400 batang rokok ilegal asal Kawasan Bebas. Atas penegahan tersebut KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan juga telah berhasil menyelamatkan penerimaan negara sebesar Rp. 525.640.000,- ( lima ratus dua puluh lima juta enam ratus empat puluh ribu rupiah ). Beberapa kali penegahan yang dilakukan tersebut pada satu sisi menunjukkan bahwa kegiatan pengawasan telah dilakukan dengan cukup efektif, namun disisi lain juga menunjukkan bahwa masih banyak upaya – upaya penyelundupan yang dilakukan oleh oknum – oknum tertentu di wilayah pengawasan KPPBC Tembilahan. Hal ini juga menjadi perhatian dan pemacu KPPBC Tembilahan untuk terus meningkatkan kinerja terutama dibidang pengawasan sehingga dapat membendung maraknya usaha penyelundupan yang terjadi.

Sosialisasi E - Filling

Feb
16
Sosialisasi E - Filling

Pada hari Kamis, tanggal 12 Februari 2015 bertempat di Aula Sri Gemilang, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan bekerjasama dengan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Rengat dan KP2KP Tembilahan  mengadakan sosialisasi pengisian Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) melalui aplikasi e – filling. Sosialisasi tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai dan kepala kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

Pada pagi hari pukul 10.00 WIB, kegiatan sosialisasi dibuka dengan menyanyikan mars bea dan cukai. Kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari kepala kantor KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, Gunawan Tri Wibowo. Melalui sambutannya beliau menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut, karena melalui aplikasi berupa e – filling tersebut, para peserta sosialisasi sebagai wajib pajak diberikan kemudahan dalam menyampaikan SPT tanpa perlu pergi ke kantor pajak terdekat. Selanjutnya kegiatan sosialisasi langsung dilanjutkan dengan penjelasan tata cara pengisisan SPT melalui e- filling oleh Andi Purwanto selaku kepala KP2KP Tembilahan. Setelah penjelasan tata cara pengisian, kegiatan langsung dilanjutkan dengan praktek pengisian SPT melalui e – filling oleh setiap peserta yang dibimbing oleh tim dari KPP Pratama Rengat.

Kegiatan pengisian SPT berlangsung cukup lancar, karena sinergi yang baik dengan tim dari KPP Pratama Rengat dan KP2KP Tembilahan sehingga para pegawai dapat dengan mudah mengerti dan melakukan pengisian SPT melalui aplikasi e – filling. Setelah semua pegawai selesai melakukan pengisian SPT, kemudian kegiatan sosialisasi ditutup. Dengan diadakannya sosialisasi pengisian SPT melalui e – filling ini diharapkan selain dapat meningkatkan pengetahuan para peserta pegawai juga diharapkan dapat memupuk sinergi yang baik antara KPPBC Tembilahan dengan KPP Pratama Rengat dan KP2KP Tembilahan.

RAKERWIL BC RIAU SUMBAR 2015

Feb
02
RAKERWIL BC RIAU SUMBAR 2015

Pada hari Rabu sampai Kamis, tanggal 28 sampai dengan 29 Januari 2015, Kantor Wilayah DJBC Riau dan Sumatera Barat melaksanakan rapat kerja wilayah untuk tahun anggaran 2015 bertempat di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, rapat kerja wilayah ini merupakan rapat kerja wilayah yang pertama kalinya diadakan di KPPBC Tembilahan. Rapat kerja yang bertema “Membangun Sinergi Untuk Optimalisasi Penerimaan dan Pengawasan” ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau Sumbar, Azhar Rasyidi, serta diikuti oleh para Kepala KPPBC di bawah Kanwil DJBC Riau Sumbar, beberapa kepala seksi dan pelaksana di lingkungan Kanwil DJBC Riau Sumbar.

Rapat kerja wilayah tersebut dimulai pada pukul 08.00 dengan menyanyikan Mars Bea dan Cukai, kemudian langsung dibuka dengan sambutan Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau Sumbar.Dalam rapat kerja wilayah tersebut, dimulai dengan pemaparan masing – masing bidang tentang pencapaian tahun 2014 dan rencana kerja tahun 2015. Kemudian dibahas kendala atau masalah yang terdapat pada setiap kantor pelayanan dan pengawasan bea dan cukai, sehingga pada rapat kerja tersebut akan didiskusikan bersama untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Secara garis besar, hal – hal yang dibahas meliputi distribusi target dan evaluasi penerimaan, evaluasi pelaporan, penyelesaian BMN, usulan RKA/KL tahun 2016, masalah pengawasan dan titik – titik rawan pemasukan barang ilegal, kegiatan ship to ship serta sinergi antara Kanwil dengan KPPBC. Rapat berjalan dengan cukup lancar, seluruh peserta rapat tampak aktif mengajukan pertanyaan maupun memberikan pendapat masing – masing. Pelaksanaan rapat kerja wilayah tersebut juga diselingi dengan penandatanganan kontrak kinerja Kemenkeu Three dibawah Kanwil DJBC Riau Sumbar.

Dengan diadakannya rapat kerja wilayah ini, diharapkan dapat menjadi wujud instrospeksi kinerja Kanwil DJBC Riau Sumbar pada tahun sebelumnya, sehingga pencapaian – pencapaian yang dianggap masih kurang pada tahun 2014, dapat ditingkatkan pada tahun 2015, sehingga seluruh unit dibawah Kanwil DJBC Riau Sumbar dapat memberikan kinerja terbaik masing – masing, demi kemajuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.