Melayani dengan cepat dan ikhlas Mengawasi dengan kesungguhan Membina SDM secara profesional

SELAMAT DATANG
di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan

Berada di Kabupaten Indragiri Hilir, Bumi Sri Gemilang, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan merupakan instansi vertikal di bawah Kantor Wilayah DJBC Riau dan Sumatera Barat. Kantor ini merupakan kantor transformasi dari KPBC Tipe A3 Tembilahan, dengan kegiatan utama memberikan pelayanan ekspor dan impor umum serta kawasan berikat. Komoditi kepabeanan yang utama, berasal dari hasil perkebunan berupa kelapa dan kelapa sawit. Didukung oleh sumber daya dan teknologi yang ada, kami siap melaksanakan dan mensukseskan visi dan misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. DUKUNG KAMI UNTUK LEBIH BAIK!

Polling Pendapat
Kejujuran pendapat Anda tentang pelayanan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan




Peraturan Baru
Layanan Masyarakat
PENGADUAN bctembilahan@customs.go.id SMS : 081275377466; Telp (0768)325745
Petugas 1 Petugas 2

Form Pengaduan


*Demi kepentingan bersama, IP Address Anda berikut ini 54.234.59.94 akan kami simpan.
Statistik Pengunjung
Minggu ini : 309
Bulan ini : 7370
Tahun ini : 70060
Online : 6
Anda pengunjung ke :
00203917

Berita & Agenda

SUKSES DALAM KARIR

Sep
19
SUKSES DALAM KARIR

Kamis, 19 September 2013, KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan mengadakan P2KP yang bertemakan “Sukses Dalam Karir”. P2KP ini berbeda dari P2KP yang lain karena kali ini tidak betujuan meningkatkan pengetahuan dan skill pegawai, melainkan memberikan motivasi. Bertempat di Aula Sri Kemuning KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, acara dimulai sekitar pukul 08.30 WIB dan dihadiri seluruh pegawai KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

Acara dibuka oleh Zaky Firmansyah selaku Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian motivasi oleh Sahari yang juga merupakan pengguna jasa kepabeanan di lingkungan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan. Pokok materi yang disampaikan adalah bagaimana menjadi seorang yang sukses dan bagaimana mempertahankannya. Sahari juga membagikan pengalamannya, jatuh bangunnya hingga bisa berada pada posisi yang sekarang.

Acara ditutup oleh Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan dan selesai sekitar pukul 12.00 WIB. Diharapkan dengan diadakannya acara ini, semua pegawai dapat lebih giat dalam bekerja, sehingga kesuksesan dapat diraih.

PENILAIAN KPPc BC TEMBILAHAN

Sep
13
PENILAIAN KPPc BC TEMBILAHAN

Setelah dilaksanakannya Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan Tingkat DJBC pada bulan Maret lalu, pada hari Kamis tanggal 5 September 2013 kembali diselenggarakan Penilaian Kantor Pelayanan Percontohan Tingkat Kemenkeu. KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan merupakan kantor ketiga dari tiga kantor pelayanan bea cukai yang mewakili DJBC untuk perlombaan tingkat Kementerian Keuangan. Sebagai Tim Penilai yaitu, Sekretaris Inspektorat Jenderal, Sofandi Arifin, Tenaga Pengkaji Bidang Perencanaan Stratejik, Dini Kusumawati, dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, Lukman Effendi.

Perwakilan dari DJBC yaitu Kepala Kanwil DJBC Riau & Sumatera Barat, Azhar Rasyidi, Kepala Bagian OTL Kantor Pusat DJBC, Deny Isworo, dan juga didampingi oleh beberapa pejabat struktural di lingkungan Kantor Wilayah. Sambutan dari Kakanwil membuka acara penilaian setelah para pegawai dan hadirin menyanyikan lagu “Mars Bea Cukai” yang dibawakan oleh paduan suara pegawai Bea Cukai Tembilahan. Dalam sambutannya Bapak Azhar Rasyidi menyampaikan beberapa faktor yang menjadi sebab terpilihnya KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan sebagai wakil DJBC untuk Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian Keuangan 2013 ini. Faktor-faktor seperti letak geografis yang cukup jauh, kesulitannya pelaksanaan tugas, pencapaian target penerimaan, dan tentunya kreativitas hasil kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak merupakan elemen yang sangat layak untuk dijadikan keunggulan dari kantor yang hanya memiliki pegawai berjumlah 29 orang ini.

Setelah kata sambutan dari Kakanwil DJBC Riau & Sumatera Barat kemudian dilanjutkan oleh presentasi oleh Kepala KPPBC, Bapak Zaky Firmansyah, yang dalam kesempatannya menyampaikan perubahan-perubahan yang telah terjadi pada kantor Bea Cukai Tembilahan dan juga inovasi-inovasi yang telah diciptakan oleh sumber daya manusia di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan. Inovasi-inovasi seperti TRUST (Tembilahan Remote Utility System), CTIA (Customs Tembilahan Integrated System), Pengarsipan Modern yang memiliki trademark khas Tembilahan yaitu BIAWAK akronim dari Budaya Ingat Arsip Wujud Akuntabilitas Kantor dan beberapa inovasi yang sangat membantu dalam optimalisasi tugas. KPPBC Tembilahan juga merupakan Kantor Pelayanan Bea Cukai pertama di pulau Sumatera yang menerapkan pelayanan berbasis manajemen mutu ISO 9001:2008 kepada para pengguna jasa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diberikan oleh tim penilai kepada jajaran KPPBC Tembilahan. Setelah itu dilanjutkan dengan tanya jawab kepada para stakeholders/pengguna jasa diakhiri dengan peninjauan sarana dan prasarana Kantor. Para undangan yang hadir terdiri dari unsur Muspida Indragiri Hilir, perwakilan instansi-instansti di Kota Tembilahan, tokoh masyarakat, dan tentunya stakeholder yang melakukan kegiatan di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan memberikan respon yang positif terhadap keikutsertaan Bea Cukai Tembilahan dalam Kantor Pelayanan Percontohan Kementerian Keuangan tahun 2013. Bravo BC Tembilahan !

 (KIP BC Tembilahan)

 

LIGA HUT RI KE-68

Agt
19
LIGA HUT RI KE-68

Sabtu, 17 Agustus 2013 KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan mengadakan pertandingan badminton dan tenis meja dalam rangka memperingati dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia  ke-68, dan juga meningkatkan kebersamaan di antara pegawai dan karyawan. Pertandingan tersebut bertempat di Lapangan Badminton Rumah Dinas Bea dan Cukai dan dimulai sekitar pukul 19.30 WIB.

Pertandingan pertama antara Tim Umum melawan Tim Asisten yang akhirnya dimenangkan oleh Tim Asisten. Pertandingan ke-2 antara Tim P2 dan Tim PKD yang dimenangkan oleh Tim P2. Pertandingan ke-3 dimenangi oleh Tim KIP setelah bertanding dengan sengit melawan Tim Pabean. Dan pertandingan ke-4 berhasil dimenangkan oleh Tim Perben setelah mempecundangi Tim Magang. Di semifinal, pertandingan berlangsung sengit, terjadi kejar-kejaran poin, tetapi kekompakan Tim Asisten masih terlalu tangguh untuk Tim P2. Sedangkan tiket final terakhir berhasil direbut oleh Tim KIP setelah susah payah mengalahkan Tim Perben.

Pertandingan Final berlangsung seru dan panas, kedua tim tidak ada yang mau mengalah. Walau tertinggal, Tim KIP tidak menyerah dan terus berjuang sampai akhir. Meskipun akhirnya Tim Asisten-lah yang menjadi juara, tetapi penghargaan juga patut diberikan kepada Tim KIP karena semangatnya.

Kemudian pertandingan dilanjutkan dengan pertandingan Tenis Meja yang diikuti oleh 8 pasang tim. Setiap pertandingan berjalan dengan seru dan menegangkan. Pertandingan akhirnya berhasil dijuarai oleh pasangan Adhi Suryana-Momon Rusmono.

PENGUMUMAN PEMENANG PENGADAAN LANGSUNG PERENCANAAN PAGAR

Agt
12

974 PCS BLACKBERRY ILEGAL

Agt
01
974 PCS BLACKBERRY ILEGAL

Pada hari Rabu tanggal 31 Juli 2013 sekitar pukul 17.00 WIB, Petugas Bea Cukai Tembilahan kembali berhasil melakukan penegahan 974 pcs Handphone Blackberry berbagai tipe dan aksesoris asal Kawasan Bebas Batam.

Menurut keterangan Plh. Kepala Kantor Adhi Suryana yang didampingi oleh Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Agustinus Rahmad Subagyo dan Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan M. Arfah menerangkan bahwa Penindakan tersebut merupakan hasil operasi khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan dalam rangka memperketat pemasukan arus barang dari Luar Daerah Pabean maupun Kawasan Bebas Batam mengingat permintaan barang-barang menjelang Hari Raya Idhul Fitri meningkat.

            Selanjutnya M. Arfah selaku ketua tim menjelaskan kronologis bahwa tim operasi khusus melakukan pengintaian terhadap kapal-kapal yang masuk perairan Indragiri Hilir secara terus menerus dan didapat beberapa paket yang mencurigakan yang berasal dari Kawasan Bebas Batam. Terhadap kecurigaan tersebut tim segera melakukan penindakan. Kedapatan Handphone Blackberry beberapa tipe beserta aksesorisnya yang dikemas menggunakan karton. Terhadap barang bukti segera diamankan di KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan. Hasil pemeriksaan sementara bahwa hanphone illegal tersebut berasal dar Kawasan Bebas Batam tanpa dilindungi dokumen kepabeanan. Rencananya barang tersebut akan diedarkan di wilayah Sumatera. Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan Zaky Firmansyah yang juga dikonfirmasi melalui telepon menghimbau agar semua lapisan masyarakat untuk tidak mengambil kesempatan menjelang Hari Raya Idul Fitri yakni memasukkan barang larangan dan pembatasan tanpa dilindungi dokumen kepabeanan. Beliau juga menerangkan bahwa akan terus meningkatkan pengawasan dan mengembangkan informasi-informasi intelijen secara terus menerus.

Perkiraan nilai barang tersebut ditaksir sebesar 3 milyar rupiah dan akibat pelanggaran tersebut diperkirakan kerugian yang timbul adalah sebesar 900 juta rupiah dan rusaknya tata niaga perdagangan alat komunikasi yang tidak memiliki izin postel sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor: 29/PER/M.KOMINFO/09/2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi. Ketentuan di bidang Kepabeanan yang dilanggar yaitu UU Nomor 10 tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Cukai, Peraturan Pemerintah nomor 10 tahun 2012 tentang perlakuan kepabeanan, perpajakan dan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang dari wilayah kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas pasal 37 ayat 2 tentang barang yang dilarang atau dibatasi untuk dimasukkan ke kawasan bebas dari luar Daerah Pabean dan atau dikeluarkan  dari Kawasan Bebas ke luar Daerah Pabean atau ke tempat lain dalam Daerah Pabean, yang tidak diberitahukan atau diberitahukan secara tidak benar  dtetapkan sebagai barang yang dikuasai negara, kecuali terhadap barang dimaksud ditetapkan lain berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.